Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rupiah Melemah, Cadangan Devisa Indonesia Tersisa Rp2.514 Triliun

Rupiah Melemah, Cadangan Devisa Indonesia Tersisa Rp2.514 Triliun
Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
  • Cadangan devisa Indonesia turun menjadi 146,2 miliar dolar AS pada April 2026 akibat kebijakan stabilisasi rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
  • Bank Indonesia menegaskan cadangan devisa masih memadai, setara pembiayaan 5,8 bulan impor dan di atas standar kecukupan internasional.
  • BI optimistis ketahanan sektor eksternal tetap kuat berkat cadangan devisa yang cukup serta aliran modal asing yang positif terhadap prospek ekonomi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (cadev) pada akhir April 2026 sebesar 146,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.514,6 triliun dengan kurs Rp17.200 per dolar AS.

Posisi cadangan devisa tercatat turun 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp34,4 triliun dari sebelumnya di posisi akhir Maret 148,2 miliar dolar AS.

1. Cadangan devisa susut karena untuk stabilkan rupiah

ilustrasi mata uang dolar Amerika (pixabay.com/iGlobalWeb)
ilustrasi mata uang dolar Amerika (pixabay.com/iGlobalWeb)

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa penurunan nilai cadangan devisa disebabkan oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan obligasi global pemerintah, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir mencapai level terendahnya, bahkan sempat menembus Rp17.400 per dolar AS. Oleh karena itu, Bank Indonesia memanfaatkan cadangan devisa untuk menstabilkan kembali rupiah.

"Kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat," tegasnya.

Berdasarkan peraturan Undang-undang (UU) nomor 23 tahun 1999, pengertian cadangan devisa adalah aset yang dimiliki oleh bank sentral dan otoritas moneter, biasanya disimpan dalam mata uang asing. Umumnya, mata uang dalam cadangan devisa adalah yang diakui oleh banyak negara dan berlaku secara internasional, seperti euro, dollar AS, yen, dan pound sterling.

Dengan demikian, cadangan devisa suatu negara akan digunakan untuk membiayai defisit neraca pembayaran serta menjaga stabilitas nilai tukarnya.

2. Cadangan devisa dipastikan masih cukup dan memadai

ilustrasi cadangan devisa
ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/John McArthur)

Posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

3. Ketahanan sektor eksternal dipastikan tetap baik

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)
ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More