Pelaku pasar juga menunggu arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed). Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan peluang perubahan suku bunga pada pertemuan September mencapai 67 persen.
Tingkat suku bunga menjadi perhatian investor karena memengaruhi daya tarik berbagai instrumen investasi. Dalam kondisi suku bunga rendah, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas umumnya menjadi lebih menarik karena biaya untuk menyimpannya relatif lebih rendah.
Dari sisi data ekonomi, Ibrahim menyebut perubahan ketenagakerjaan ADP menunjukkan jumlah pekerja di sektor swasta AS bertambah 98 ribu pada Juni. Angka itu lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 113 ribu dan juga di bawah capaian Mei yang mencapai 122 ribu.
Sementara itu, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM turun menjadi 53,3 pada Juni dari 54,0 pada Mei. Angka tersebut juga berada di bawah perkiraan pasar sebesar 54,0.
"Perhatian pasar saat ini beralih ke rilis data Nonfarm Payrolls AS nanti malam, dengan ekspektasi bahwa ekonomi AS akan meningkatkan angkatan kerjanya sebesar 110.000. Sementara Tingkat Pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah di 4,3 persen," paparnya.