Suasana di banking hall BNI Syariah Kantor Cabang Semarang. IDN Times/Dhana Kencana
Perubahan BNI Syariah menjadi bagian dari Bank Syariah Indonesia (BSI) berawal dari keputusan pemerintah untuk mengonsolidasikan seluruh bank syariah milik BUMN. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional yang sebelumnya masih terfragmentasi dan sulit bersaing di tingkat global. Pemerintah melalui Kementerian BUMN kemudian memutuskan untuk menggabungkan tiga bank syariah milik negara, yaitu BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri.
Proses merger tersebut secara resmi terlaksana pada 1 Februari 2021, menghasilkan entitas baru bernama Bank Syariah Indonesia (BSI). Dalam penggabungan ini, BRI Syariah menjadi bank yang menerima penggabungan (surviving entity), sementara BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri melebur ke dalamnya. Melalui merger ini, aset ketiga bank syariah tersebut disatukan sehingga BSI langsung menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia dan masuk jajaran bank syariah dengan aset terbesar di dunia.
Setelah penggabungan, seluruh layanan, produk, dan operasional BNI Syariah secara bertahap dialihkan ke BSI, termasuk jaringan kantor, rekening nasabah, hingga sistem operasional. Perubahan ini bertujuan menciptakan lembaga keuangan syariah yang lebih efisien, kompetitif, dan inovatif. Dengan identitas barunya sebagai BSI, bank hasil merger ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional dan menghadirkan layanan keuangan yang lebih terintegrasi bagi masyarakat Indonesia.
Kapan BNI Syariah berdiri? | BNI Syariah mulai berdiri sebagai Unit Usaha Syariah pada 9 April 2000, lalu resmi menjadi bank umum syariah penuh pada 19 Juni 2010. |
Kenapa BNI Syariah berubah menjadi BSI? | BNI Syariah berubah menjadi bagian dari Bank Syariah Indonesia (BSI) karena kebijakan pemerintah untuk menggabungkan seluruh bank syariah BUMN demi membentuk bank syariah yang lebih besar, kuat, efisien, dan kompetitif di tingkat global. |
Bank apa saja yang digabung untuk membentuk BSI? | Ada tiga bank syariah yang digabungkan, yaitu BNI Syariah, BRI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. BRI Syariah menjadi bank yang menerima penggabungan, lalu nama baru ditetapkan sebagai Bank Syariah Indonesia sejak 1 Februari 2021. |
Apa bedanya BNI Syariah dengan BSI? | BNI Syariah adalah bank syariah yang berdiri sendiri di bawah BNI, sedangkan BSI adalah hasil merger tiga bank syariah BUMN. BSI memiliki aset lebih besar, layanan lebih luas, digital banking lebih lengkap, dan jaringan nasional yang lebih kuat. |
Bagaimana nasib rekening BNI Syariah setelah menjadi BSI? | Seluruh rekening, tabungan, deposito, pembiayaan, dan layanan BNI Syariah secara bertahap dialihkan ke BSI tanpa mengubah prinsip syariah yang digunakan. Nasabah tetap dapat bertransaksi dengan layanan BSI yang sudah terintegrasi. |