Skema Restrukturisasi Whoosh Sudah Tuntas, Purbaya: Diumumkan AHY

- Pemerintah memastikan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah mencapai keputusan final, namun detailnya belum diumumkan karena menunggu waktu yang ditetapkan.
- Hasil restrukturisasi akan diumumkan oleh Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono setelah sebelumnya dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan.
- Meski ada pembahasan soal pengalihan kepemilikan, operasional proyek Whoosh tetap dijalankan oleh PT Kereta Api Indonesia sebagai pihak yang berkompeten di bidang perkeretaapian.
Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, skema penyelesaian restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah mencapai keputusan final.
Meski demikian, dia enggan membeberkan detail keputusan tersebut. Purbaya beralasan saat ini belum waktunya untuk diumumkan dan dia tidak memiliki wewenang untuk menyampaikannya.
"Tapi yang jelas udah putus cuma belum saatnya diumumkan, dan saya nggak berhak mengumumkan," kata dia di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
1. Hasil keputusan akan diumumkan AHY

Ketika disinggung mengenai kemungkinan apakah pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) nantinya akan beralih ke bawah kendali Kementerian Keuangan, Purbaya enggan buka suara.
Dia meminta awak media agar menanyakan perihal struktur tersebut kepada Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono, setelah pengumuman resmi dilakukan.
"Nanti setelah diumumkan, setelah diumumkan Pak AHY, saya pikir saya nggak berhak mengumumkan sekarang ya," ujarnya.
2. Restrukturisasi sudah dilaporkan ke Prabowo

Sebelumnya, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengungkapkan ,skema penyelesaian proyek Kereta Cepat Whoosh telah mencapai tahap final.
Hal itu disampaikan Dony usai melaporkan progres restrukturisasi BUMN kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menaruh perhatian khusus pada perkembangan proyek Whoosh. Menurut Dony, kajian mengenai restrukturisasi utang kereta cepat tersebut telah selesai dan akan segera ditandatangani.
"Insyaallah, saya dan Pak Menkeu, minggu depan atau 2 minggu lagi akan ketemu dengan teman-teman wartawan, dengan Pak Menkeu untuk menyampaikan penyelesaian dari Whoosh yang sudah selesai, sudah final, ya," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
3. Operasional Whoosh tetap di tangan KAI

Terkait wacana pengalihan kepemilikan, Dony memastikan hal tersebut tidak akan mengubah sisi operasional di lapangan. Dia menegaskan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan tetap memegang kendali operasional.
"Operasional tentu tetap di KAI karena memang Kereta Api Indonesia kan memang bidangnya itu," kata Dony.

















