Jakarta, IDN Times - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru saja menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI, Kamis (18/6/2026) malam.
Hasil RUPST menetapkan perombakan jajaran Dewan Direksi, di mana Tri Andayani yang telah menjadi Direktur Utama (Dirut) selama sekitar empat tahun, terhitung sejak 2022 dicopot.
Tri digantikan oleh Budi Setyawan Wijaya sebagai Direktur Utama. Budi adalah Komisaris PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sejak Juli 2020.
Budi juga sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Strategic Portfolio Telkom Indonesia pada periode Juni 2020 - Juli 2025 atau selama 5 tahun.
Pemegang saham juga mengangkat Triswahyu Herlina sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, menggantikan Anik Hidayati yang dicopot.
Selain itu, Kokok Susanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut bergeser menjadi Direktur Armada dan Teknik, menggantikan Robert MP Sinaga yang dicopot.
Adapun jabatan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut kini diemban oleh Hana Suhardi.
Berikut susunan terbaru Komisaris dan Direksi PT PELNI (Persero):
Komisaris
1. Komisaris Utama: Soenarko Gatie Atmodjo
2. Komisaris: Faturohman
3. Komisaris: Budi Mantoro
4. Komisaris: Moekhlas Sidik
5. Komisaris Independen: Sosialisman Hidayat Hasibuan.
Direksi
1. Direktur Utama: Budi Setyawan Wijaya
2. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Triswahyu Herlina
3. Direktur Armada dan Teknik: Kokok Susanto
4. Direktur SDM dan Umum: Heri Purnomo
5. Direktur Usaha Angkutan Penumpang: Nuraini Dessy W
6. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut: Hana Suhardi
