Comscore Tracker

Instruksi Jokowi soal Pembagian Stimulus Ekonomi: Transparan!

Harus menjangkau semua sektor

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo meminta agar pembagian stimulus ekonomi kepada setiap sektor harus transparan dan terukur. Jokowi juga menginstruksikan menterinya agar mendata sektor mana saja yang akan mendapatkan stimulus ekonomi.

Pemberian stimulus ekonomi tersebut untuk menyelamatkan para tenaga kerja agar tak ada pemecatan sepihak. Jokowi memerintahkan hal itu dalam rapat terbatas mengenai mitigasi dampak COVID-19 terhadap sektor riil.

1. Jokowi ingin dihitung berapa pekerja yang bisa diselamatkan dengan stimulus ekonomi

Instruksi Jokowi soal Pembagian Stimulus Ekonomi: Transparan!Dok. Biro Pers Kepresidenan

Baca Juga: [BREAKING] Atasi Wabah Corona, Pemerintah Berikan 4 Stimulus Fiskal

Jokowi mengatakan, stimulus ekonomi harus transparan dan terukur agar bisa diketahui sektor mana saja yang mendapatkan stimulus. Jokowi juga minta dihitung detail berapa pekerja yang bisa diselamatkan melalui stimulus ekonomi itu.

"Semuanya dihitung dan saya minta diversifikasi secara detail, dan dievaluasi secara berkala sehingga efektivitas stimulus ekonomi itu bisa dirasakan sektor riil," kata Jokowi yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/4).

2. Jokowi ingin usaha mikro juga diberi bantuan

Instruksi Jokowi soal Pembagian Stimulus Ekonomi: Transparan!Dok. Biro Pers Kepresidenan

Selain itu, mantan gubernur DKI Jakarta itu juga meminta agar bantuan diberikan bukan hanya terhadap usaha menengah dan kecil saja, melainkan juga usah mikro. Menurut dia, ketiga usaha itu sangat penting saat ini.

"Usaha mikro, usaha kecil, plus usaha menengah. Sehingga stimulus ekonomi harus menjangkau sektor-sektor ini," tuturnya.

3. Sektor-sektor informal juga harus mendapatkan stimulus ekonomi

Instruksi Jokowi soal Pembagian Stimulus Ekonomi: Transparan!Dok. Biro Pers Kepresidenan

Selain ketiga usaha itu, Jokowi tak lupa mengingatkan agar stimulus ekonomi juga menjangkau sektor-sektor informal, di mana banyak masyarakat juga bergantung pada sektor tersebut.

"Jangan dilupakan sektor-sektor informal. Karena ini banyak menampung tenaga kerja," jelas Jokowi.

Baca Juga: Menengok Stimulus Ekonomi Sejumlah Negara di Tengah Dampak COVID-19

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya