Bos Blue Bird Ungkap Tantangan Bisnis Transportasi di 2026

- Perhatikan pengaruh geopolitik terhadap bisnis transportasi
- Armada Blue Bird akan bertambah tahun ini
- Capex Blue Bird tahun lalu nyaris Rp2 triliun
Jakarta, IDN Times - CEO PT Blue Bird Tbk (BIRD), Adrianto 'Andre' Djokosoetono mengungkapkan tantangan dalam menjalankan bisnis transportasi pada 2026.
Menurut dia, tiap tahunnya segala kegiatan usaha atau bisnis tidak lepas dari tantangan. Pun halnya bagi Blue Bird yang merupakan perusahaan transportasi dengan rekam jejak puluhan tahun di Indonesia.
"Satu, ekonomi kita apakah berkembang sesuai harapan, lebih baik atau rendah daripada tahun lalu, tapi kalaupun growth-nya lebih rendah daripada tahun lalu pun kan tetap ada. Jadi kami optimistis growth itu tetap ada," kata Andre saat ditemui usai menghadiri Fortune Indonesia Summit (FIS) 2026 di Hotel Westin Jakarta, Kamis (12/2/2026).
1. Tetap perhatikan pengaruh geopolitik

Kendati demikian, Andre menyebut konflik geopolitik yang berujung krisis ekonomi bisa memengaruhi iklim usaha di Indonesia.
Dia mencontohkan bagaimana market crash yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan pengaruh besar bagi kondisi pasar keuangan dalam negeri. Hal-hal seperti itu tidak bisa dihindari, tetapi terjadi dan pasar perlu meresponsnya dengan baik.
"Menurut saya, tahun ini lebih baik daripada yang lalu sih. Walaupun tetap bisa ada challenge-challenge tertentu yang kita gak bisa prediksi," kata Andre.
2. Armada Blue Bird pasti akan bertambah tahun ini

Optimisme itu pun ditunjukkan Blue Bird dengan rencana penambahan armada tahun ini. Andre menjelaskan, pihaknya siap menggelontorkan capital expenditure (capex) atau modal belanja untuk kebutuhan tersebut meskipun dia masih enggan mengungkan berapa nominalnya
"Pembelian armada selalu ada. Kami anggarkan lebih gede dari tahun lalu. Berapa banyaknya juga belum tahu karena belum kami realisasikan," kata Andre sambil tertawa.
3. Capex Blue Bird tahun lalu nyaris Rp2 triliun

Pada 2025, BIRD menyiapkan capex sebesar Rp1,8 triliun untuk peremajaan dan penambahan armada.
Tahun lalu juga, Blue Bird menambah sekitar 1.200 unit armada baru yang terdiri atas unit konvensional dan listrik.


















