Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dekarbonisasi Pelabuhan, Pelindo Uji Emisi 500 Kendaraan
Ilustrasi uji emisi kendaraan di pelabuhan. (Dok. Pelindo)
  • Pelindo melakukan uji emisi terhadap sekitar 500 kendaraan operasional dan logistik di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar.
  • Di Tanjung Priok, 200 kendaraan diperiksa dengan sebagian besar merupakan truk kontainer yang beraktivitas setiap hari.
  • Kendaraan yang belum memenuhi standar diminta menjalani pemeliharaan atau perbaikan sebelum diuji kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (13/8/2026)

Sebanyak 200 kendaraan menjalani uji emisi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebagian besar kendaraan merupakan truk kontainer.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pelindo melakukan uji emisi kendaraan operasional dan kendaraan logistik di kawasan pelabuhan.
  • Who?
    Pelindo, Suntana, Drajat Sulistyo, manajemen Pelindo Group, asosiasi, pelaku usaha logistik, dan pengemudi kendaraan terlibat dalam kegiatan ini.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar, termasuk Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • When?
    Sebanyak 200 kendaraan menjalani uji emisi di Tanjung Priok pada Kamis (13/8/2026).
  • Why?
    Pengendalian emisi diperlukan untuk menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
  • How?
    Pelindo menguji kondisi gas buang kendaraan. Kendaraan yang belum memenuhi standar diminta menjalani pemeliharaan atau perbaikan sebelum diuji kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelindo memeriksa asap dari sekitar 500 kendaraan di pelabuhan. Ada truk kontainer juga. Pemeriksaan ada di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar. Di Tanjung Priok, 200 kendaraan diperiksa pada Kamis. Kendaraan yang belum memenuhi standar diminta dirawat atau diperbaiki, lalu diperiksa lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemeriksaan kendaraan di kawasan pelabuhan memberi kemudahan bagi pengemudi karena dapat dilakukan saat berada di pelabuhan. Kegiatan ini juga melibatkan operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik dalam upaya menjaga kendaraan agar emisinya memenuhi standar serta mendukung kualitas udara di kawasan pelabuhan secara bersama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri (Wamen) Perhubungan Suntana mengatakan pengendalian emisi kendaraan di kawasan pelabuhan membutuhkan keterlibatan semua pihak yang beraktivitas di dalamnya. Pasalnya, pelabuhan menjadi simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan yang tinggi.

Menurutnya, pengendalian emisi kendaraan diperlukan untuk menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Karena itu, operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik perlu ikut menjalankannya.

"Pelabuhan merupakan simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan sangat tinggi. Pengendalian emisi kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

1. 500 kendaraan ikut uji emisi di 4 kota

Ilustrasi uji emisi kendaraan di pelabuhan. (Dok. Pelindo)

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan uji emisi terhadap kendaraan operasional dan kendaraan logistik di kawasan pelabuhan. Kegiatan itu berlangsung di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar dengan total sekitar 500 kendaraan.

Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebanyak 200 kendaraan menjalani uji emisi pada Kamis (13/8/2026). Sebagian besar kendaraan merupakan truk kontainer yang setiap hari beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Pelindo menguji kondisi gas buang kendaraan dan meminta kendaraan yang belum memenuhi standar emisi untuk menjalani pemeliharaan atau perbaikan sebelum diuji kembali.

Kegiatan di Tanjung Priok dihadiri Suntana, Wakil Direktur Utama Pelindo Drajat Sulistyo, jajaran manajemen Pelindo Group, serta perwakilan asosiasi dan pelaku usaha logistik.

2. Pelindo soroti tingginya pergerakan kendaraan

Ilustrasi uji emisi kendaraan di pelabuhan. (Dok. Pelindo)

Drajat mengatakan ribuan kendaraan keluar masuk kawasan pelabuhan setiap hari. Kondisi tersebut membuat pengendalian emisi kendaraan perlu dilakukan dengan melibatkan perusahaan angkutan dan pelaku usaha logistik.

Menurutnya, kondisi kendaraan perlu dijaga agar emisi yang dihasilkan tetap memenuhi standar. Uji emisi tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI. Dia mengatakan lingkungan pelabuhan yang lebih bersih membutuhkan peran dari pihak-pihak yang beraktivitas di dalamnya.

“Kami ingin semangat kemerdekaan tahun ini membawa pesan sederhana, bahwa lingkungan pelabuhan yang lebih bersih membutuhkan peran kita bersama. Salah satunya dengan memastikan kendaraan yang digunakan sehari-hari dirawat dengan baik dan emisinya memenuhi standar,” katanya.

3. Pelindo kurangi emisi dari kegiatan pelabuhan

Pelindo Regional 4 mencatat pertumbuhan kinerja positif pada pelabuhan kelolaan hingga Mei 2026. (Dok. Pelindo Regional 4)

Selain uji emisi kendaraan, Pelindo melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan kepelabuhanan. Salah satunya dengan menghemat penggunaan energi dan bahan bakar.

Hal lain yang dilakukan adalah menggunakan peralatan dan kendaraan operasional berbasis listrik, mendigitalisasi proses bisnis, serta memanfaatkan energi baru terbarukan di sejumlah fasilitas pelabuhan.

Perusahaan milik negara itu juga melakukan rehabilitasi dan konservasi kawasan pesisir serta pelestarian keanekaragaman hayati di sejumlah wilayah operasional.

Drajat mengatakan langkah tersebut sejalan dengan semangat Danantara Indonesia dalam mendorong perusahaan BUMN menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi negara.

Bagi pengemudi, uji emisi yang dilakukan di kawasan pelabuhan membuat pemeriksaan kendaraan lebih mudah. Mereka tidak perlu mencari lokasi uji emisi di luar pelabuhan. Salah satu pengemudi truk, Hambali, mengatakan pemeriksaan tersebut bisa dilakukan saat dirinya berada di kawasan pelabuhan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article