Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri (Wamen) Perhubungan Suntana mengatakan pengendalian emisi kendaraan di kawasan pelabuhan membutuhkan keterlibatan semua pihak yang beraktivitas di dalamnya. Pasalnya, pelabuhan menjadi simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan yang tinggi.
Menurutnya, pengendalian emisi kendaraan diperlukan untuk menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Karena itu, operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik perlu ikut menjalankannya.
"Pelabuhan merupakan simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan sangat tinggi. Pengendalian emisi kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
