- Iptek, inovasi, dan produktivitas ekonomi.
- Berbagai kebijakan reformasi struktural dan pengembangan sektor ekonomi, terutama industrialisasi, ekonomi biru, ekonomi kreatif dan pariwisata, ekonomi syariah, dan modernisasi pertanian.
- Penerapan ekonomi hijau.
- Transformasi digital dan integrasi ekonomi domestik untuk menciptakan domestic value chain dan menjadikan Indonesia sebagai Economic Power House.Â
- Pembangunan perkotaan dan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.Â
Ekonomi Mandek 5 Persen, Bappenas Kasih Strategi untuk Dongkrak

Jakarta,IDN Times - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengungkapkan ada sederet tantangan pembangunan Indonesia.
Hal ini disampaikan dalam Sosialisasi Undang-undang (UU) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun (RPJPN) 2025-2045.
Ia pun menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan selama 20 tahun terakhir berada di kisaran 5 persen (yoy). Hal ini pun menyebabkan Indonesia terjebak dalam pendapatan kelas menengah dalam kurun waktu yang lama.Â
“Ekonomi Indonesia tumbuh stagnan pada kisaran 5 persen selama 20 tahun terakhir. Hal ini menyebabkan terjebak dalam pendapatan kelas menengah selama lebih dari 30 tahun," kata Rachmat di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Selasa (19/11/2024).Â
1. Jika ekonomi RI tumbuh 6 persen, maka Indonesia bisa jadi negara maju pada 2041

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Arief Rahmat) Menurutnya, transformasi ekonomi diharapkan akan membawa perekonomian Indonesia tumbuh secara rata-rata menjadi 6-7 persen untuk di setiap tahunnya. Oleh karena itu, ia mendorong semua pihak berkolaborasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.Â
"Sehingga, jika tumbuh 6 persen, Indonesia bisa menjadi negara maju di tahun 2041, danjikamampu tumbuh 7 persen, maka Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun 2038," ungkap Rachmat.Â
2. Ada 5 transformasi ekonomi yang akan dilakukan pemerintah

Ilustrasi transaksi ekonomi. (IDN Times/Aditya Pratama) Ia menjelaskan transformasi ekonomi dengan peningkatan produktivitas ekonomi diharapkan bisa mendorong peningkatan kinerja ekonomi ke depan.Â
Adapun lima transformasi ekonomi yakni:
3. Transformasi ekonomi diharapkan kerek pertumbuhan ekonomi 7 persen di setiap tahun

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama) Dengan arah transformasi ekonomi ini, Rachmad berharap bisa mendongkrak perekonomian Indonesia tumbuh secara rata-rata sebesar 6-7 persen setiap tahunnya.
"Sehingga, jika tumbuh 6 persen Indonesia bisa menjadi negara maju di tahun 2041, dan jika mampu tumbuh 7 persen, maka Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun 2038," imbuhnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















