Gedung Marriner S. Eccles Federal Reserve, atau sering disebut Gedung Eccles, berada di Foggy Bottom, Washington, D.C., tepatnya di sudut 20th Street dan Constitution Avenue NW. Arsitek Paul Philippe Cret merancang bangunan bergaya Art Deco ini pada 1935, dan pembangunannya rampung dua tahun kemudian, pada 1937. (AgnosticPreachersKid, CC BY-SA 3.0,via Wikimedia Commons)
Penyelidikan pidana yang berjalan berfokus pada kenaikan biaya renovasi gedung Federal Reserve yang melonjak tajam, dari estimasi awal 1,4 miliar dolar AS (setara Rp23,8 triliun) pada 2019 menjadi lebih dari 2,4 miliar dolar AS (setara Rp40,8 triliun).
Trump membandingkan proyek tersebut dengan klaimnya bahwa pekerjaan serupa dapat diselesaikan hanya dengan 25 juta dolar AS (setara Rp425 miliar), bukan hingga mencapai 4 miliar dolar AS (setara Rp68 triliun).
Pembawa acara Fox Business Maria Bartiromo menanyakan kemungkinan penghentian penyelidikan sebagai cara termudah menyingkirkan Powell, mengacu pada proses yang dipimpin Jaksa AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro. Trump mengakui langkah tersebut bisa mempermudah, tetapi ia menegaskan tidak akan menghentikan penyelidikan karena menilai kasus ini menyangkut dugaan ketidakmampuan, korupsi, atau keduanya yang perlu diusut.
“Jadi apakah itu ketidakmampuan, korupsi atau keduanya, saya pikir kita harus mencari tahu. Saya benar-benar berpikir begitu. Saya pikir kita harus mencari tahu,” ujarnya, dikutip BBC.