Menurut analis pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi penguatan dolar AS sore ini didorong oleh permintaan Presiden AS, Donald Trump agar gencatan senjata di Selat Hormuz diperpanjang. Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran masih akan dilanjutkan.
“Ia mengeluarkan unggahan di media sosial yang mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran terus berlanjut dan mengatakan kepada ABC News bahwa ia mengharapkan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz dalam minggu depan,” kata Ibrahim dalam keterangannya.
Deeskalasi konflik di Lebanon juga turut mendorong penguatan dolar AS, dan perubahan kebijakan tarif impor alat pertanian di AS dari 25 persen menjadi 15 persen.