Jakarta, IDN Times - Pelaku usaha halal Indonesia mulai mencari peluang pasar di luar negeri lewat business matching dengan buyer dan distributor asing. Skema ini mempertemukan pengusaha dalam negeri dengan calon mitra bisnis dari berbagai negara.
Bendahara Umum Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Teuku Fadhil Aruna mengatakan, business matching menyasar pelaku usaha, terutama UMKM, yang selama ini masih mengandalkan pasar lokal.
Menurut dia, banyak UMKM memiliki produk yang sudah bagus, tetapi belum memiliki jaringan untuk masuk ke pasar luar negeri. Pertemuan langsung dengan buyer dan distributor asing menjadi salah satu cara untuk mempertemukan kedua pihak.
"Banyak UMKM kita produknya sudah bagus, tapi jaringannya berhenti di pasar lokal. Lewat business matching ini, mereka duduk langsung dengan buyer dan distributor luar negeri. Itu yang selama ini menjadi jarak, dan itu yang ingin KPMI jembatani," kata Fadhil dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).
