Jakarta, IDN Times - Vietnam mulai Minggu (1/11/2026) memangkas harga listrik ritel rata-rata sebesar 2 persen, serta menghapus pajak konsumsi khusus atas bensin hingga tahun depan. Kebijakan tersebut diambil, guna meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan dunia usaha. Pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan inflasi yang meningkat menjelang akhir tahun.
Dilansir Channel News Asia, Pemerintah Vietnam menetapkan penurunan tarif listrik ritel rata-rata menjadi 2.159,9 dong Vietnam (VND) atau sekitar Rp1.517 per kilowatt-jam (kWh), tidak termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Keputusan ini diharapkan mengurangi tekanan biaya energi bagi masyarakat dan sektor bisnis.