Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral! Video Penumpang Super Air Jet IU-742 Protes Delay 5 Jam

Pramugara dan pramugari Super Air Jet (instagram.com/superairjet)
Pramugara dan pramugari Super Air Jet (instagram.com/superairjet)
Intinya sih...
  • Penumpang Super Air Jet IU-742 protes delay 5 jam tanpa kejelasan waktu keberangkatan.
  • Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan permintaan maaf resmi atas keterlambatan penerbangan IU-742 pada Kamis (12/2/2026).
  • Keterlambatan penerbangan dibagi ke dalam enam kategori berdasarkan durasi waktu dengan bentuk kompensasi yang berbeda.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan seorang penumpang pesawat Super Air Jet rute Jakarta–Bali dengan nomor penerbangan IU-742, mengungkapkan kekecewaannya kepada awak kabin. Kekecewaan itu dipicu keterlambatan penerbangan hingga lima jam tanpa kejelasan waktu keberangkatan.

Video yang beredar di TikTok menampilkan suasana kabin pesawat, di mana penumpang menuntut kejelasan jadwal keberangkatan. Namun, pesawat tak kunjung lepas landas meski waktu tunggu terus bertambah.

“Kalau Mas mondar-mandir, ini ratusan orang di sini, maksudnya kasih info, bisa atau enggak berangkat. Kalau memang enggak bisa, bilang saja, kasih kita pesawat yang lain. Lima jam, saya mau mengadakan birthday party anak saya,” ucap salah seorang penumpang, Sabtu (14/2/2026).

1. Sampaikan permohonan maaf atas keterlemabatan penerbangan

Pesawat Super Air Jet (IDN Times/ IG superairjet)
Pesawat Super Air Jet (IDN Times/ IG superairjet)

Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan permintaan maaf resmi atas keterlambatan penerbangan IU-742 pada Kamis (12/2/2026).

Ia menjelaskan penyebabnya karena pesawat yang dijadwalkan harus menjalani pemeriksaan teknis yang tidak berjadwal.

“Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu terkait keterlambatan keberangkatan penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali,” kata Danang.

2. Super Air Jet hanya jalankan prosedur operasional demi keselamatan dan keamanan penerbangan

Kru maskapai Super Air Jet. (superairjet.com)
Kru maskapai Super Air Jet. (superairjet.com)

Manajemen maskapai menegaskan, pemeriksaan teknis merupakan bagian dari prosedur operasional standar demi keselamatan penerbangan.

“Proses pemeriksaan membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan, sehingga berdampak pada rotasi pesawat berikutnya,” kata Danang.

3. Penumpang diberikan kompensasi sesuai ketentuan

Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)

Maskapai menambahkan, sebagai bentuk perhatian kepada penumpang, kompensasi telah diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, perkembangan penanganan diklaim terus disampaikan kepada penumpang selama proses berlangsung.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama perusahaan,” ujarnya.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 89 Tahun 2015, keterlambatan penerbangan dibagi ke dalam enam kategori berdasarkan durasi waktu. Setiap kategori memiliki bentuk kompensasi yang berbeda.

Berikut rinciannya:

  • Delay 30–60 menit: Penumpang berhak mendapatkan minuman ringan secara cuma-cuma.
  • Delay 61–120 menit: Penumpang memperoleh minuman dan makanan ringan (snack box).
  • Delay 121–180 menit: Penumpang berhak atas minuman dan makanan berat.
  • Delay 181–240 menit: Maskapai wajib menyediakan minuman, makanan ringan, serta makanan berat.
  • Delay lebih dari 240 menit (di atas 4 jam): Penumpang berhak atas kompensasi uang tunai sebesar Rp 300.000.
  • Pembatalan penerbangan: Maskapai wajib mengalihkan penumpang ke penerbangan lain atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More

CEO Galaxy: Era Spekulasi Kripto Berakhir, Beralih ke Aset Dunia Nyata

14 Feb 2026, 21:28 WIBBusiness