Ilustrasi UMKM BRI. (Dok. BRI)
Kontribusi transaksi produk lokal dalam Harbolnas 2025 sebesar 45,6 persen dari total transaksi, atau setara Rp16,6 triliun. Transaksi produk lokal itu naik 3 persen, atau sebesar Rp500 miliar, bila dibandingkan dengan 2024. Tiga kategori produk lokal yang paling banyak diminati oleh konsumen selama periode Harbolnas adalah fesyen dan pakaian olahraga, produk perawatan diri (personal care), serta produk makanan dan minuman.
“Capaian tersebut menunjukkan penguatan preferensi masyarakat terhadap produk dalam negeri di platform perdagangan digital. Pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum belanja daring seperti ini,” tutur Budi.