Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

WIFI Bidik Pasar Broadband Massal, Internet 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu

WIFI Bidik Pasar Broadband Massal, Internet 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama resmi meluncurkan IRA alias Internet Rakyat di wilayah Regional-1, yakni Jawa, Maluku, dan Papua (dok. WIFI)
Intinya Sih
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) lewat Telemedia meluncurkan layanan Internet Rakyat (IRA) dengan kecepatan 100 Mbps seharga Rp100 ribu untuk memperluas akses broadband murah di Indonesia.
  • Infrastruktur tahap awal IRA mencakup lebih dari 550 site dan 3.189 radio units di 82 kota serta kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua dengan dukungan teknologi 5G FWA dan jaringan FTTH.
  • Surge dan Telemedia menargetkan ekspansi nasional melalui promo gratis tiga bulan bersama TVRI dan FolaPlay, guna mendorong inklusi digital serta pertumbuhan ekonomi berbasis internet.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama resmi meluncurkan IRA alias Internet Rakyat di wilayah Regional-1 yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk memperluas penetrasi fixed broadband murah di tengah tingginya kebutuhan internet nasional.

Peluncuran layanan tersebut juga mempertegas persaingan industri internet rumah yang kini makin agresif membidik segmen masyarakat luas dengan harga lebih terjangkau.

1. WIFI tawarkan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu

tangkapan layar internetrakyat.id
Tangkapan layar laman Internet Rakyat (dok. internetrakyat.id)

Melalui layanan IRA, Surge dan Telemedia menawarkan internet fixed broadband hingga 100 Mbps dengan tarif Rp100 ribu. Perusahaan menilai harga internet fixed broadband di Indonesia masih relatif mahal dibanding sejumlah negara ASEAN.

“IRA atau Internet Rakyat merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan internet fixed broadband berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan,” ujar Direktur Utama Telemedia sekaligus Direktur Surge, Shannedy Ong, Rabu (27/5/2026)

Menurut perseroan, wilayah Jawa, Maluku, dan Papua yang memiliki populasi lebih dari 200 juta jiwa masih menyimpan potensi besar bagi pertumbuhan layanan broadband tetap.

Surge juga menilai pemerataan akses internet bakal menjadi fondasi penting dalam pertumbuhan ekonomi digital nasional.

“Kami percaya bahwa pemerataan akses internet akan menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Karena itu, kami akan terus mempercepat implementasi Internet Rakyat agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan fixed broadband yang cepat, andal, dan terjangkau,” tutur Shannedy.

2. Menjangkau lebih dari 82 kota dan kabupaten

5.png
Internet Rakyat milik emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) masuk tahap komersialisasi. (Dok. WIFI)

Dalam implementasi tahap awal Regional-1, infrastruktur Internet Rakyat telah ditopang lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units yang tersebar di lebih dari 82 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua.

Shannedy menyebut pembangunan jaringan tersebut melibatkan berbagai mitra strategis mulai dari vendor teknologi, kontraktor jaringan, hingga institusi pembiayaan.

“Keberhasilan peluncuran IRA – Internet Rakyat merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi yang kuat dari seluruh ekosistem mitra kami. Dukungan vendor teknologi, mitra lokal, funding partners, serta berbagai pemangku kepentingan telah memungkinkan kami mempercepat pembangunan infrastruktur dan menghadirkan layanan fixed broadband yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia,” ujar dia.

Adapun IRA sendiri memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1,4 GHz dengan dukungan jaringan Fiber-To-The-Home (FTTH).

3. Perusahaan genjot penetrasi internet dan ekonomi digital

-
TVRI gandeng Folaplay untuk siaran OTT Piala Dunia 2026. (Dok. TVRI).

Di sisi lain, perseroan menilai layanan internet murah bisa menjadi katalis percepatan inklusi digital sekaligus membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah.

Untuk mendukung grand launching, Telemedia menggandeng TVRI dan platform digital FolaPlay lewat program promo yang menawarkan gratis layanan IRA selama tiga bulan serta akses menonton Piala Dunia melalui aplikasi FolaPlay.

Program promosi tersebut berlangsung mulai 26 Mei hingga 19 Juli 2026.

"Ke depan, Surge dan Telemedia menargetkan ekspansi layanan IRA – Internet Rakyat ke lebih banyak kota dan kabupaten di Indonesia sebagai bagian dari roadmap perusahaan pada 2026," kata Shannedy.

Share Article
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More