Doom spending semakin sering dibahas karena banyak orang tanpa sadar menghabiskan uang untuk meredakan stres sesaat. Setelah hari yang melelahkan, rasanya mudah sekali menekan tombol checkout dan berharap suasana hati langsung membaik. Masalahnya, rasa lega itu sering hilang lebih cepat dibanding saldo rekening yang berkurang.
Di balik kebiasaan tersebut, sebenarnya ada emosi yang sedang mencari pelampiasan. Bukan soal kurang disiplin semata, tetapi juga cara tubuh dan pikiran merespons tekanan sehari-hari. Jika kamu sedang berusaha lebih hemat Gen Z dan mencari cara atur keuangan yang realistis, yuk, simak beberapa langkah berikut ini.
