Kantor pusat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. (dok. BNI)
Okki menjelaskan bahwa sejak awal petugas telah menyampaikan kepada keluarga agar proses aktivasi tidak perlu dilakukan secara tergesa-gesa. Pasalnya, masa pelaksanaan aktivasi masih berlangsung hingga akhir 2026 dan saat itu kondisi kesehatan siswa menjadi pertimbangan.
BNI juga menyampaikan bahwa proses dapat dilanjutkan setelah kondisi siswa membaik. Ketika keluarga kembali pada hari yang sama, petugas menyampaikan bahwa siswa tetap dapat berada di dalam ambulans apabila kondisinya belum memungkinkan masuk ke kantor cabang.
"Kehadiran siswa menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien bukan atas permintaan maupun arahan petugas BNI. Sebelumnya, keluarga telah memperoleh penjelasan bahwa proses aktivasi masih dapat dilakukan sesuai dengan batas waktu yang tersedia," kata Okki.
BNI menambahkan bahwa petugas tetap mendampingi proses pelayanan hingga aktivasi rekening selesai setelah seluruh persyaratan dipenuhi.