ilustrasi meminjam uang (magnific.com/rawpixel)
Utang menunjukkan kewajiban yang harus dibayar perusahaan kepada pihak lain. Penggunaan utang tidak selalu buruk karena perusahaan dapat memanfaatkannya untuk membiayai ekspansi, membeli aset, atau mengembangkan bisnis. Persoalannya adalah apakah perusahaan memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi kewajiban tersebut.
Investor dapat membandingkan jumlah utang dengan ekuitas atau aset perusahaan untuk mendapatkan gambaran mengenai tingkat leverage. Rasio seperti debt to equity ratio dapat membantu melihat seberapa besar perusahaan menggunakan pendanaan berbasis utang dibandingkan modal sendiri. Selain jumlahnya, kita juga perlu memperhatikan beban bunga, jatuh tempo, serta kemampuan perusahaan menghasilkan kas untuk membayar kewajibannya.
Membaca laporan keuangan tidak harus dimulai dengan memahami semua angka sekaligus. Pendapatan, laba bersih, arus kas operasi, dan utang dapat menjadi empat titik awal untuk mengenali kondisi sebuah perusahaan. Setelah memahami angka tersebut, kita bisa melanjutkan dengan melihat rasio keuangan, catatan laporan keuangan, serta membandingkannya dengan perusahaan lain dalam industri yang sama.