ilustrasi keuntungan hold (pexels.com/Aedrian Salazar)
Setelah memahami pengertiannya, strategi hold juga memiliki sejumlah manfaat yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa keuntungan dari menerapkan strategi hold.
1. Kesempatan mendapat dividen
Saat melakukan hold, investor cenderung mempertahankan aset dalam portofolio mereka dalam jangka waktu yang cukup lama. Apabila investor melakukan hold selama bertahun-tahun, maka investor bisa berpeluang mendapatkan dividen dari perusahaan penerbit saham tersebut.
2. Menikmati kenaikan harga aset
Saat investor mempertahankan asetnya dalam jangka waktu yang cukup lama, tentu ada peluang nilai aset tersebut akan meningkat. Jika harga sudah naik, aset bisa dijual kembali oleh investor dan akan menghasilkan keuntungan yang dikenal juga sebagai capital gain.
3. Mengurangi biaya yang perlu ditanggung
Setiap investor yang bertransaksi jual beli saham di bursa efek akan dikenakan biaya dan pajak. Semakin sering investor melakukan transaksi, semakin besar juga biaya yang harus dikeluarkan, sehingga dengan melakukan hold, investor dapat mengurangi biaya dan pajak yang akan ditanggung.
4. Mengurangi stress dalam investasi
Pasar modal memiliki pergerakan yang cukup dinamis dan cenderung fluktuatif, sehingga dapat membuat investor merasa stres jika tidak siap secara mental. Dengan strategi hold, investor bisa mengurangi tekanan tersebut karena tidak terlalu memperhatikan fluktuasi harga jangka pendek.