Ketika konflik geopolitik meningkat, pasar keuangan biasanya ikut merasakan dampaknya. Ketidakpastian mengenai berapa lama konflik akan berlangsung, bagaimana hasil akhirnya, hingga potensi kenaikan harga minyak dan gangguan rantai pasok membuat investor mulai lebih berhati-hati dalam menempatkan uang mereka.
Pengalaman dari gejolak ekonomi selama pandemi COVID-19 juga masih cukup membekas. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung melakukan apa yang dikenal sebagai flight to safety, yaitu memindahkan dana dari aset berisiko seperti saham menuju instrumen yang dianggap lebih mampu menjaga nilai kekayaan. Meski tidak ada investasi yang benar-benar bebas risiko, beberapa aset secara historis lebih sering menjadi pilihan ketika ketidakpastian meningkat.
Dikutip dari GoBankingRates, berikut lima tempat yang kerap dianggap relatif aman untuk menempatkan uang saat kondisi geopolitik dan pasar sedang penuh tekanan.
