Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Belanja Thrifting Bermerek agar Tetap Gaya tanpa Banyak Modal

5 Cara Belanja Thrifting Bermerek agar Tetap Gaya tanpa Banyak Modal
ilustrasi membeli thrifting (pexels.com/Julia M Cameron)
  • Thrifting menawarkan pakaian berkualitas, termasuk bermerek, dengan harga lebih terjangkau, tetapi pembeli perlu membuat daftar kebutuhan agar tidak boros membeli barang murah yang jarang dipakai.

  • Sebelum membeli, periksa menyeluruh kondisi pakaian dan keaslian merek melalui jahitan, bahan, label, serta detail finishing; minta foto tambahan saat berbelanja online.

  • Pilih model fleksibel yang mudah dipadukan agar nilai pakainya tinggi, lalu cuci terpisah dan keringkan pakaian thrift sebelum digunakan demi kebersihan dan kenyamanan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Belanja thrifting sudah menjadi pilihan banyak orang yang ingin tampil modis tanpa harus menghabiskan banyak uang. Gak sedikit barang bekas yang masih memiliki kualitas bagus, bahkan berasal dari merek terkenal dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong. Kalau jeli memilih, kamu bisa mendapatkan pakaian yang unik sekaligus menghemat pengeluaran. Itulah alasan thrifting semakin populer, terutama di kalangan mahasiswa dan anak muda.

Meski begitu, belanja barang bekas juga membutuhkan ketelitian. Jangan sampai tergoda harga murah, tetapi malah membawa pulang pakaian yang rusak, palsu, atau kurang layak dipakai. Supaya pengalaman thrifting tetap menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli. Nah, berikut lima cara belanja thrifting yang aman dan tetap bikin penampilanmu makin kece.

  1. 1. Tentukan barang yang memang kamu butuhkan

    ilustrasi membeli barang thrifting
    ilustrasi membeli barang thrifting (pexels.com/Ron Lach)

    Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan saat thrifting adalah membeli karena merasa harganya murah. Padahal, murah bukan berarti harus langsung masuk ke keranjang belanja. Akibatnya, lemari justru dipenuhi pakaian yang jarang dipakai. Uang memang gak keluar banyak untuk satu barang, tetapi kalau pembeliannya berulang, totalnya tetap bisa menguras dompet.

    Sebelum datang ke toko thrift atau membuka toko online, buat daftar barang yang memang sedang kamu cari. Misalnya jaket denim, kemeja putih, atau celana jeans. Cara ini membantu kamu tetap fokus dan mengurangi godaan membeli barang yang sebenarnya gak diperlukan. Belanja pun terasa lebih hemat sekaligus lebih terarah.

  2. 2. Periksa kondisi barang secara menyeluruh

    ilustrasi belanja thrifting
    ilustrasi belanja thrifting (pexels.com/Ron Lach)

    Harga murah gak akan terasa menguntungkan kalau ternyata pakaian yang dibeli memiliki banyak kerusakan. Karena itu, luangkan waktu untuk memeriksa setiap bagian pakaian sebelum membayar. Cek apakah ada sobekan, noda membandel, resleting rusak, kancing yang hilang, atau bagian kain yang sudah menipis. Detail kecil seperti ini sering luput dari perhatian.

    Kalau berbelanja secara langsung, jangan ragu membuka lipatan pakaian dan melihat bagian dalamnya. Sementara itu, kalau membeli secara online, minta foto tambahan kepada penjual apabila kondisi barang belum terlihat jelas. Semakin teliti kamu memeriksa barang, semakin kecil risiko merasa kecewa setelah barang sampai di rumah.

  3. 3. Jangan mudah percaya hanya karena ada logo merek

    ilustrasi wanita belanja thrifting
    ilustrasi wanita belanja thrifting (pexels.com/Sam Lion)

    Banyak orang berburu thrifting karena berharap mendapatkan pakaian bermerek dengan harga yang jauh lebih murah. Meski begitu, kamu tetap perlu berhati-hati karena gak semua barang yang memiliki logo merek benar-benar asli. Ada produk tiruan yang sekilas terlihat meyakinkan, terutama kalau hanya dilihat dari bagian depannya.

    Coba perhatikan kualitas jahitan, bahan kain, label, hingga detail finishing pakaian. Produk asli umumnya memiliki kualitas pengerjaan yang lebih rapi dan konsisten. Kalau harga yang ditawarkan terasa terlalu murah dibanding harga pasarnya, ada baiknya kamu lebih teliti sebelum membeli. Ingat, kualitas tetap lebih penting daripada sekadar nama merek.

  4. 4. Cuci dan bersihkan pakaian sebelum dipakai

    ilustrasi mencuci baju
    ilustrasi mencuci baju (freepik.com/freepik)

    Meskipun pakaian terlihat bersih saat dibeli, sebaiknya jangan langsung digunakan. Kamu gak pernah tahu bagaimana barang tersebut disimpan atau sudah berapa lama berada di rak toko. Membersihkannya terlebih dahulu merupakan langkah penting untuk menjaga kebersihan sekaligus membuat pakaian terasa lebih nyaman saat dikenakan.

    Pisahkan pakaian thrift dari cucian lain pada pencucian pertama. Gunakan deterjen yang sesuai dengan jenis bahannya, lalu jemur hingga benar-benar kering. Kalau bahannya memungkinkan, kamu juga bisa menyetrikanya setelah dicuci. Langkah sederhana ini membantu memastikan pakaian lebih higienis sebelum menjadi bagian dari koleksi favoritmu.

  5. 5. Utamakan model yang mudah dipadukan

    ilustrasi uang
    ilustrasi uang (pexels.com/Alex P)

    Saat melihat banyak pilihan menarik, kamu mungkin tergoda membeli pakaian dengan motif atau warna yang unik. Padahal, pakaian seperti itu belum tentu mudah dipadukan dengan koleksi yang sudah ada di lemari. Akhirnya, barang tersebut hanya dipakai sekali atau dua kali sebelum terlupakan.

    Cobalah memilih pakaian dengan model yang lebih fleksibel, seperti kemeja polos, celana jeans, blazer, atau jaket berwarna netral. Jenis pakaian seperti ini lebih mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan, mulai dari kuliah hingga acara santai. Selain lebih hemat, kamu juga mendapatkan nilai pakai yang lebih tinggi dari setiap barang yang dibeli.

    Belanja thrifting bisa menjadi cara cerdas untuk tampil menarik tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Kuncinya bukan hanya mencari harga paling murah, melainkan memilih barang yang benar-benar berkualitas dan sesuai kebutuhan. Sedikit ketelitian saat memeriksa kondisi pakaian akan membantu menghindari pembelian yang berakhir mengecewakan. Hasilnya, kamu bisa mendapatkan pakaian yang awet sekaligus nyaman dipakai.

    Tren thrifting juga mengajarkan bahwa tampil keren gak selalu identik dengan membeli barang baru. Selama kamu cermat memilih dan merawat pakaian yang dibeli, barang bekas pun bisa terlihat seperti baru dan tetap bergaya. Jadi, lain kali saat berburu thrift, jangan hanya fokus pada mereknya. Pastikan juga kualitas, kondisi, dan fungsinya benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More