ilustrasi Anthropic, AI Claude, teknologi (unsplash.com/Brett Wharton)
Pengumuman Musk juga muncul setelah Anthropic, perusahaan pengembang kecerdasan buatan, mengungkapkan rencana membentuk dana manfaat publik. Perusahaan tersebut berencana mengalokasikan 5 persen sahamnya untuk dana itu, dengan kemungkinan penambahan alokasi seiring meningkatnya nilai perusahaan. Rencana tersebut masih memerlukan persetujuan pemegang saham. Dana itu dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk kemungkinan pemberian donasi dan upaya menghadapi dampak perkembangan AI terhadap lapangan kerja.
Menanggapi unggahan Anthropic di X, Musk menyarankan agar saham diberikan secara langsung kepada masyarakat. Ia kemudian menyatakan akan melakukan hal serupa melalui rencana pembagian saham SpaceX. Perbedaan pendekatan ini terletak pada cara manfaat perusahaan disalurkan, yakni melalui dana khusus atau kepemilikan saham secara langsung. Namun, kedua rencana tersebut memiliki mekanisme berbeda dan belum dapat dianggap setara sebelum detail pelaksanaannya diketahui.
Di sisi lain, Musk juga menjadi perhatian karena besarnya pengeluaran untuk aktivitas politik. Ia dilaporkan telah menggelontorkan lebih dari 276 juta dolar AS atau sekitar Rp4,98 triliun untuk donasi kepada kelompok Republik sejak Juli 2026. Salah satu kontribusi terbesarnya mencakup 158 juta dolar AS atau sekitar Rp2,85 triliun kepada Senate Leadership Fund pada September melalui sebuah komite politik yang berafiliasi. Meski angka tersebut menunjukkan besarnya dana yang ia keluarkan untuk kepentingan politik, realisasi pembagian saham SpaceX tetap perlu dinilai secara terpisah.
Janji Elon Musk untuk membagikan satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat berpotensi menjadi program pemberian aset berskala besar. Dengan perkiraan 72 juta penerima, total nilai saham yang dibagikan bisa mencapai 10,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp189,5 triliun menggunakan kurs 23 Oktober 2026. Meski demikian, detail mengenai kriteria penerima, mekanisme pembagian, dan jadwal pelaksanaan masih belum dijelaskan secara lengkap. Jadi, kita lihat saja apakah rencana tersebut benar-benar akan terlaksana.