IHSG Sepekan Ambrol 8 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Lenyap Rp1.190 T

- IHSG anjlok 8,35 persen dalam sepekan ke level 6.162,045 dari 6.723,320, menandai pelemahan signifikan di pasar saham Indonesia.
- Kapitalisasi pasar BEI turun Rp1.190 triliun menjadi Rp10.635 triliun, sementara frekuensi transaksi harian ikut melemah meski nilai dan volume transaksi meningkat.
- Investor asing mencatat jual bersih Rp41,63 triliun sepanjang 2026, naik dibanding pekan sebelumnya yang mencapai Rp37,61 triliun.
Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini jeblok lebih dari 8 persen. Seiring itu, kapitalisasi pasar saham juga merosot.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, data perdagangan saham di BEI selama periode 18—22 Mei 2026 menunjukkan beberapa aktivitas transaksi yang positif.
"Pergerakan IHSG selama sepekan turut terkoreksi sebesar 8,35 persen, dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya," kata dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (23/5/2026).
1. Kapitalisasi pasar lenyap Rp1.190 triliun

Merosotnya IHSG sepanjang pekan ini mendorong kapitalisasi pasar saham di BEI ikut turun dibanding pekan sebelumnya.
Tercatat kapitalisasi pasar BEI sepekan ini Rp10.635 triliun. Angka tersebut lenyap sebesar Rp1.190 triliun atau sekitar 10,07 persen dibanding pekan lalu, yang sebesar Rp11.825 triliun.
2. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun

Rata-rata frekuensi transaksi harian turun sebesar 6,5 persen menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Sementara peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI pekan ini, yang mencapai 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun dari pekan sebelumnya sebesar Rp18,82 triliun. Rata-rata volume transaksi harian pekan ini juga mengalami kenaikan 2,53 persen menjadi 36,67 miliar lembar saham dari pekan sebelumnya sebanyak 35,76 miliar lembar saham.
3. Investor asing catat jual bersih Rp41,63 triliun sepanjang 2026

Sementara itu, investor asing pada Jumat (22/5) kemarin mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp309,52 miliar.
Sedangkan sepanjang tahun ini, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih mencapai Rp41,63 triliun. Angka ini naik dibanding pekan lalu senilai Rp37,61 triliun.



















