Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Investasi Rp16 Juta di SpaceX Bisa Jadi Segini pada September 2026
SpaceX (spacex.com)
  • IPO SpaceX mencetak sejarah di Wall Street dengan permintaan saham yang sangat tinggi, menghimpun dana besar dan menarik minat investor global berkat reputasi Elon Musk serta prospek industri luar angkasa.
  • Setelah debutnya, saham SpaceX sempat melonjak lebih dari 50 persen sebelum terkoreksi; kini harga masih di atas level IPO namun kenaikannya melambat seiring fokus pasar pada valuasi dan fundamental.
  • Masa lock-up dan potensi volatilitas menjadi perhatian utama investor, sementara sebagian pihak menilai menunggu hingga euforia mereda bisa jadi langkah lebih bijak untuk keputusan investasi jangka panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Debut SpaceX di pasar saham menjadi salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah Wall Street. Antusiasme investor terhadap perusahaan antariksa milik Elon Musk begitu tinggi sehingga permintaan saham jauh melampaui jumlah yang tersedia. Kondisi ini membuat penawaran saham perdana atau IPO SpaceX berhasil menghimpun dana dalam jumlah fantastis dan langsung menarik perhatian pelaku pasar global.

Tidak mengherankan jika banyak investor ritel ikut tergoda untuk membeli saham SpaceX. Selain karena reputasi Elon Musk sebagai inovator teknologi, banyak pihak juga ingin menjadi bagian dari masa depan industri luar angkasa, kecerdasan buatan, dan berbagai proyek ambisius yang sedang dikembangkan perusahaan. Namun, di tengah euforia tersebut, pertanyaan penting yang perlu diajukan adalah apakah sekarang merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di SpaceX.

1. Saham SpaceX melonjak setelah IPO

Ilustrasi mengamati pasar saham (freepik.com)

Dikutip dari Yahoo FInance, setelah resmi melantai di bursa, saham SpaceX sempat mencatat kenaikan lebih dari 50 persen dibanding harga IPO. Lonjakan tersebut menunjukkan tingginya minat pasar terhadap perusahaan yang selama ini dikenal melalui bisnis roket, satelit Starlink, dan berbagai proyek teknologi futuristik lainnya.

Meski demikian, sebagian keuntungan awal tersebut perlahan terkoreksi. Hingga saat ini, harga saham masih berada di atas level IPO, tetapi kenaikannya sudah jauh lebih moderat dibanding euforia pada hari-hari pertama perdagangan. Situasi ini menunjukkan bahwa setelah fase antusiasme awal mereda, investor mulai kembali mempertimbangkan faktor fundamental dan valuasi perusahaan.

2. Belajar dari sejarah IPO raksasa teknologi

Ilustrasi pasar saham (freepik.com)

Banyak investor beranggapan bahwa membeli saham sejak hari pertama IPO selalu menjadi cara terbaik untuk meraih keuntungan besar. Namun, sejarah menunjukkan kenyataannya tidak selalu demikian. Sejumlah IPO teknologi terbesar di Amerika Serikat pernah mengalami perjalanan yang sangat beragam dalam beberapa bulan pertama setelah melantai di bursa.

Ada perusahaan yang berhasil melanjutkan kenaikan harga sahamnya, tetapi tidak sedikit pula yang justru mengalami penurunan tajam setelah euforia awal berakhir. Secara rata-rata, kinerja saham IPO besar dalam tiga bulan pertama memang masih mencatat kenaikan, tetapi angkanya relatif terbatas. Jika SpaceX mengikuti pola historis tersebut, kenaikan harga saham dalam beberapa bulan ke depan kemungkinan tidak akan setinggi lonjakan yang terjadi sesaat setelah IPO.

Risiko Lock-Up dan volatilitas masih membayangi

Ilustrasi pasar saham (freepik.com)

Selain faktor valuasi, investor juga perlu memperhatikan masa lock-up atau periode pembatasan penjualan saham oleh pihak internal perusahaan. SpaceX menerapkan skema lock-up bertahap yang memungkinkan sebagian saham milik orang dalam perusahaan mulai dijual ke pasar setelah laporan keuangan pertama dipublikasikan.

Masuknya tambahan saham ke pasar berpotensi meningkatkan tekanan jual dan memicu volatilitas harga dalam jangka pendek. Karena itu, meskipun prospek jangka panjang SpaceX masih dianggap menarik oleh banyak investor, pergerakan saham dalam beberapa bulan mendatang kemungkinan tetap akan dipengaruhi oleh dinamika teknikal dan sentimen pasar yang cukup kuat.

Pada akhirnya, SpaceX memang menawarkan cerita pertumbuhan yang sangat menarik dan berpotensi menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh di masa depan. Namun, bagi investor yang mengutamakan kehati-hatian, menunggu hingga euforia IPO mereda dan valuasi menjadi lebih rasional bisa menjadi pilihan yang lebih bijaksana. Dalam dunia investasi, peluang terbaik sering kali datang bukan ketika semua orang bersemangat membeli, melainkan saat investor mampu mengambil keputusan berdasarkan analisis yang matang dan objektif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article