ilustrasi seorang wanita yang sedang membaca artikel bahasa Inggris (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Program ini dirancang untuk menjangkau 1.000 karyawan Danamon di berbagai wilayah, sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, terukur, dan aplikatif. Ke depannya, program ini juga akan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak karyawan.
“Melalui kerja sama dengan ELSA Business, kami percaya bahwa investasi dalam pengembangan komunikasi profesional dapat diukur dampaknya secara konkret, mulai dari peningkatan kepercayaan diri hingga kesiapan berkomunikasi di forum bisnis global,” ujar Chief Human Capital and Operations Officer Danamon, Evi Damayanti, dalam keterangan resmi.
Country Director ELSA Business Indonesia, Yasser Muhammad Syaiful mengatakan, penguasaan bahasa Inggris saat ini bukan hanya tentang kemampuan berbahasa, tetapi juga tentang meningkatkan efektivitas komunikasi, kualitas layanan, dan daya saing bisnis di era global.
"Melalui teknologi AI Learning Agent yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan organisasi, ELSA Business ingin membantu talenta Danamon belajar lebih relevan dan aplikatif. Teknologi ini juga mampu mengukur proses pembelajaran karyawan, sehingga hasil tersebut dapat memberikan dampak nyata," kata Yasser.