Jakarta, IDN Times - Fenomena adverse selection atau seleksi bermasalah terjadi saat salah satu pihak dalam transaksi mengantongi informasi lebih banyak dibanding pihak lainnya. Ketimpangan ini memicu ketidakefisienan pasar.
Dilansir Investopedia, praktik ini kerap muncul di industri asuransi, tempat individu berisiko tinggi mengamankan perlindungan lebih besar berbekal informasi internal mereka, sehingga beban risiko keuangan tertumpu pada perusahaan penanggung.
Ketahui bagaimana dinamika adverse selection, dampaknya pada sektor asuransi hingga pasar mobil bekas, serta langkah mitigasi melalui transparansi dan regulasi.
