Pergerakan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang cukup diperhatikan dalam industri penerbangan. Ketika rupiah melemah terhadap dolar AS, maskapai penerbangan dapat menghadapi berbagai tekanan karena sebagian kebutuhan operasional masih berkaitan dengan transaksi dalam mata uang asing. Kondisi ini membuat perubahan kurs berpotensi memengaruhi biaya, perencanaan bisnis, hingga kondisi keuangan perusahaan.
Dampak pelemahan rupiah tidak selalu langsung terlihat dalam waktu singkat. Namun, jika berlangsung dalam periode yang cukup lama, kondisi tersebut dapat meningkatkan berbagai risiko yang perlu dihadapi oleh industri penerbangan. Yuk, pahami beberapa risiko yang dapat muncul bagi maskapai penerbangan saat nilai tukar rupiah melemah pada penjelasan berikut ini.
