Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Strategi Investasi TikTok yang Masuk Akal Menurut Ahli

Strategi Investasi TikTok yang Masuk Akal Menurut Ahli
Ilustrasi investasi (freepik.com)
Intinya sih...
  • Diversifikasi aset untuk mengurangi risiko: Menyebar dana ke berbagai jenis aset untuk menekan dampak gejolak pasar. Penggunaan self-directed IRA dapat membantu portofolio menjadi lebih seimbang.
  • Dollar-Cost Averaging: Investasi tanpa tebak waktu: Mengurangi keputusan emosional dan menekan dampak volatilitas pasar dengan cara menyetor dana secara rutin. Konsistensi jangka panjang dalam DCA berpotensi membangun dana pensiun hingga jutaan dolar.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

TikTok kini bukan hanya dipenuhi konten hiburan dan tantangan viral. Platform ini juga berkembang menjadi sumber edukasi finansial, termasuk soal investasi. Memasuki 2026, sejumlah strategi investasi yang viral di TikTok ternyata bukan sekadar tren sesaat.

Para ahli keuangan menilai, beberapa pendekatan yang sering muncul di FYP justru bisa membantu investor pemula maupun berpengalaman membangun kekayaan jangka panjang secara konsisten.

Berikut strategi investasi ala TikTok yang dinilai benar-benar masuk akal menurut para pakar.

1. Diversifikasi aset untuk mengurangi risiko

Strategi Investasi TikTok yang Masuk Akal Menurut Ahli
Ilustrasi risiko investasi (freepik.com)

Salah satu strategi yang paling sering dibahas di TikTok adalah diversifikasi portofolio. Prinsipnya sederhana: jangan menaruh semua uang di satu tempat. Dengan menyebarkan dana ke berbagai jenis aset, risiko akibat gejolak pasar bisa ditekan.

“Diversifikasi membantu mengelola risiko karena dana tersebar di beberapa kelas aset, sehingga dampak dari satu peristiwa pasar tidak langsung menghantam seluruh portofolio,” ujar CEO dan Presiden Madison Trust Company, Daniel Gleich, dikutip dari GoBankingRates.

Selain saham dan obligasi, investor juga bisa mempertimbangkan aset alternatif. Gleich menyarankan penggunaan self-directed IRA bagi mereka yang ingin fleksibilitas lebih.

“Melalui self-directed IRA, investor dapat berinvestasi di aset seperti properti, logam mulia, hingga bisnis privat, sehingga portofolio menjadi lebih seimbang,” ujarsnya.

2. Dollar-Cost Averaging: Investasi tanpa tebak waktu

Strategi Investasi TikTok yang Masuk Akal Menurut Ahli
Ilustrasi portofolio investasi (freepik.com)

Mencoba menebak kapan pasar naik atau turun hampir selalu berujung mengecewakan. Karena itu, strategi dollar-cost averaging (DCA) semakin populer di TikTok. Metode ini memungkinkan investor menyetor dana dengan jumlah tetap secara rutin, terlepas dari kondisi pasar.

“DCA membantu mengurangi keputusan emosional dan menekan dampak volatilitas pasar,” kata Gleich.

Banyak investor bahkan menerapkan DCA untuk dana pensiun. Dengan konsistensi jangka panjang, hasilnya bisa signifikan.

“Memaksimalkan kontribusi IRA dan berinvestasi secara konsisten selama puluhan tahun berpotensi membangun dana pensiun hingga jutaan dolar, baik dalam skema bebas pajak maupun pajak tangguhan,” tambahnya.

3. Index Fund, favorit investor pemula

Strategi Investasi TikTok yang Masuk Akal Menurut Ahli
Ilustrasi investasi (freepik.com)

Konten tentang index fund mendominasi TikTok karena strateginya sederhana dan tidak membutuhkan keahlian memilih saham satu per satu. Dengan membeli reksa dana indeks, investor secara otomatis memiliki potongan dari banyak perusahaan sekaligus.

“Investasi index fund sedang naik daun di TikTok karena mudah dipahami, terutama bagi pemula,” kata pendiri MooseMoney, Julien Brault.

“Dana ini langsung tersebar ke berbagai sektor tanpa perlu stres memikirkan saham mana yang akan melonjak atau jatuh,” sambungnya.

Pendekatan ini cocok bagi investor yang ingin bertumbuh stabil dalam jangka panjang.

4. Strategi Hybrid: Gabungan tunai dan investasi

Strategi Investasi TikTok yang Masuk Akal Menurut Ahli
Ilustrasi bitcoin dan uang tunai (freepik.com)

Strategi lain yang semakin populer adalah metode hybrid cash-and-invest. Pendekatan ini menyeimbangkan kebutuhan likuiditas jangka pendek dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

“Metode hybrid sangat relevan di tengah inflasi dan suku bunga tinggi,” ujar Brault.

“Uang jangka pendek disimpan di tabungan berbunga tinggi atau money market fund, sementara dana berlebih otomatis dialihkan ke akun investasi," tambahnya.

Dengan cara ini, uang tetap mudah diakses saat dibutuhkan, tanpa mengorbankan peluang pertumbuhan aset.

Meski berasal dari media sosial, tidak semua strategi investasi TikTok diremehkan. Dengan pemahaman yang tepat dan disiplin, beberapa pendekatan populer ini justru bisa menjadi fondasi kuat untuk membangun kekayaan jangka panjang menuju 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Semen Indonesia-Krakatau Steel Alihkan Saham Seri B Danantara ke BP BUMN

07 Jan 2026, 23:11 WIBBusiness