Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76 Persen pada Kuartal I 2026
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan ekosistem merchant dan QRIS. (dok. BRI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan ekosistem merchant dan QRIS. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses layanan keuangan, memperkuat transaksi digital, serta menciptakan nilai bersama dalam ekosistem Danantara.

Hingga kuartal I 2026, BRI mencatat pertumbuhan pada bisnis merchant maupun transaksi QRIS yang turut mendukung kinerja perusahaan secara keseluruhan.

1. Bisnis merchant dan transaksi QRIS tumbuh signifikan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan ekosistem merchant dan QRIS. (dok. BRI)

BRI mencatat jumlah merchant mencapai 323,7 ribu hingga kuartal I 2026. Seiring bertambahnya merchant, volume transaksi juga meningkat 26,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp67,9 triliun.

Sementara itu, transaksi melalui QRIS tumbuh lebih tinggi. Volume transaksi meningkat 76 persen yoy menjadi Rp30,5 triliun, sedangkan jumlah transaksi melonjak 86,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu hingga mencapai lebih dari 253 juta transaksi.

2. Perkuat pembayaran digital dan literasi keuangan

Ilustrasi penggunaan QRIS BRI di merchant. (Dok. BRI)

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengatakan penguatan ekosistem merchant dan QRIS tidak hanya memperluas transaksi digital, tetapi juga mendukung penghimpunan dana murah berbasis transaksi sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berkembang.

"Seiring dengan meningkatnya transaksi digital, BRI terus menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah, dan andal bagi masyarakat. Hingga saat ini, 98,9 persen transaksi BRI telah dilakukan melalui e-channel. Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat literasi keuangan digital, khususnya dalam pemanfaatan QRIS, agar adopsi pembayaran non-tunai semakin luas dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Aquarius.

BRI juga terus memperkuat kemitraan dengan merchant dan mengembangkan ekosistem pembayaran di berbagai segmen usaha melalui transformasi BRIvolution Reignite.

3. Turut menopang pertumbuhan dana murah dan aset perusahaan

QRIS BRI. (Dok. BRI)

Penguatan transaksi digital turut berdampak pada kinerja pendanaan BRI. Hingga Maret 2026, perseroan berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.555,1 triliun, tumbuh 9,4 persen secara tahunan.

Dari jumlah tersebut, dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) mencapai Rp1.058,6 triliun, atau sekitar 68,07 persen dari total DPK. Persentase tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 65,77 persen.

Selain itu, total aset BRI juga mencapai Rp2.250 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan hingga akhir kuartal I 2026. Menurut BRI, pertumbuhan transaksi digital, penguatan ekosistem merchant, serta optimalisasi kanal digital menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat bisnis dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article