ilustrasi liburan, traveling, kereta api, transportasi umum, pemandangan (unsplash.com/Daphne Fecheyr)
Tren terakhir datang dari kelompok global explorers. Mereka memiliki pandangan internasional dan menyukai produk maupun layanan yang memudahkan aktivitas lintas negara. Kemampuan bepergian dengan nyaman, mengakses layanan di berbagai destinasi, serta melakukan transaksi tanpa hambatan menjadi hal penting bagi kelompok ini. Mereka juga cenderung tertarik mencoba budaya, kuliner, dan pengalaman baru di berbagai negara.
Perubahan tersebut terlihat dalam preferensi wisatawan berpenghasilan tinggi yang mulai mencari destinasi di luar jalur wisata populer. Visa mencatat bahwa wisatawan kaya semakin tertarik pada pengalaman autentik, seperti menikmati kuliner lokal, mengenal kerajinan tradisional, dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Mereka juga mulai mempertimbangkan destinasi alternatif yang menawarkan suasana berbeda dari kota-kota wisata yang sudah ramai dikunjungi. Jadi, pengalaman perjalanan yang terasa personal dan sulit ditemukan di tempat lain memiliki daya tarik tersendiri.
Selain destinasi, kemudahan layanan juga menjadi pertimbangan penting. Akses lounge bandara, layanan concierge, dan fasilitas peningkatan kelas perjalanan memang masih diminati, tapi semakin dianggap sebagai standar layanan premium. Hal yang lebih membedakan sebuah merek adalah kemampuannya menyediakan akses eksklusif dan pengalaman yang sesuai dengan minat pelanggan. Misalnya, kesempatan mendapatkan tiket konser lebih awal, menikmati menu khusus dari koki ternama, atau mengikuti perjalanan wisata yang dirancang sesuai preferensi pribadi.
Namun, kamu juga perlu memahami bahwa perilaku konsumen kaya gak selalu sama di setiap negara Asia. Visa mencontohkan bahwa konsumen Thailand cenderung lebih konservatif dalam membelanjakan uang untuk produk mewah dibandingkan konsumen Australia pada tingkat pendapatan tertentu. Artinya, merek premium perlu memahami budaya dan kebiasaan belanja di setiap pasar sebelum menawarkan produk atau layanan. Strategi yang berhasil di satu negara belum tentu memberikan hasil serupa ketika diterapkan di negara lain.
Perubahan perilaku konsumen kaya di Asia memperlihatkan bahwa makna kemewahan semakin beragam. Ada yang mengutamakan keamanan finansial, pengalaman berkesan, keberlanjutan kekayaan keluarga, hingga kemudahan menjalani kehidupan lintas negara.
Bagi merek premium, memahami kebutuhan tersebut menjadi semakin penting dibandingkan sekadar menawarkan produk dengan harga tinggi. Pada akhirnya, kemewahan bukan lagi hanya tentang apa yang bisa kamu beli, melainkan juga tentang bagaimana uang dapat memberikan pengalaman, kenyamanan, dan nilai yang benar-benar berarti dalam kehidupan.