Pengangguran Spanyol Bertambah 43 Ribu Orang, Tertinggi sejak 2020

- Pengangguran terdaftar di Spanyol naik 43.128 orang atau 1,8 persen pada Oktober 2026, kenaikan Oktober terbesar sejak 2020, terutama dipicu berakhirnya musim pariwisata.
- Total penganggur mencapai 2.422.633 orang, terendah untuk Oktober sejak 2007. Secara tahunan, angka ini turun 21.133 orang, meski pengangguran laki-laki meningkat.
- Pengangguran naik di seluruh 17 komunitas otonom; kelompok di bawah 25 tahun bertambah 8,4 persen. Spanyol juga mencatat 1,49 juta kontrak kerja baru pada Oktober.
Jakarta, IDN Times - Jumlah penganggur terdaftar di Spanyol bertambah 43.128 orang pada Oktober 2026 dibandingkan bulan September. Kenaikan sebesar 1,8 persen tersebut terutama dipicu sektor jasa yang mencatat tambahan nyaris 27 ribu penganggur baru usai berakhirnya musim pariwisata.
Kendati mengalami peningkatan, jumlah penganggur di Spanyol saat ini masih tercatat sebanyak 2.422.633 orang. Angka tersebut menjadi yang terendah untuk periode Oktober sejak 2007, berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Ekonomi Sosial Spanyol (MITES) yang dirilis pada Rabu (4/11/2026).
Table of Content
1. Kenaikan pengangguran bulan Oktober terbesar sejak 2020

ilustrasi menandai lowongan kerja di koran (pexels.com/Ron Lach) Dilansir Demócrata, kenaikan pengangguran pada Oktober 2026 menjadi yang terbesar untuk bulan tersebut sejak 2020. Pada Oktober 2020, jumlah penganggur bertambah 49.558 orang. Sebagai perbandingan, pada Oktober 2025, kenaikannya tercatat sebanyak 22.101 orang.
Berdasarkan catatan historis sejak 1996, jumlah penganggur di Spanyol hanya pernah turun pada Oktober sebanyak dua kali, yakni pada 2021 dengan penurunan 734 orang dan 2022 sebanyak 27.027 orang. Apabila pengaruh musiman dan kalender diperhitungkan, jumlah pengangguran pada Oktober 2026 bertambah 9.405 orang dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara tahunan, jumlah penganggur justru berkurang 21.133 orang atau setara dengan penurunan 0,86 persen. Penurunan tersebut berasal dari kelompok perempuan sebanyak 29.360 orang, sementara penganggur laki-laki bertambah 8.227 orang.
2. Penganggur muda Spanyol naik 8,4 persen

ilustrasi lulusan perguruan tinggi (pexels.com/Ron Lach) Angka pengangguran meningkat pada kelompok pencari kerja yang belum pernah bekerja, yang sebagian besar terdiri dari anak muda yang mencari pekerjaan pertama. Jumlahnya bertambah 12.715 orang atau sebesar 4,9 persen.
Berdasarkan kelompok usia, pengangguran penduduk berusia di bawah 25 tahun bertambah 15.832 orang atau 8,4 persen menjadi 204.973 orang. Sementara itu, kelompok berusia 25 tahun ke atas mencatat kenaikan 27.296 orang atau 1,2 persen menjadi 2.217.660 orang.
Berdasarkan sektor, jasa mencatat tambahan penganggur terbesar, yakni 26.853 orang atau 1,58 persen. Kenaikan juga terjadi di sektor industri sebanyak 1.911 orang (1,06 persen), pertanian 1.547 orang (2,21 persen), dan konstruksi 102 orang (0,06 persen).
3. Pengangguran meningkat di seluruh komunitas otonom

ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Jumlah penganggur bertambah di seluruh 17 komunitas otonom Spanyol selama Oktober 2026. Kenaikan terbesar secara jumlah tercatat di Katalonia sebanyak 8.174 orang, Valensia 6.716 orang, serta Kastilia dan Leon 4.404 orang.
Imigran yang menganggur di Spanyol juga meningkat. Jumlahnya bertambah 27.744 orang atau 6,9 persen dibandingkan September 2026 sehingga mencapai 427.407 orang. Angka tersebut meningkat 92.224 orang atau 27,5 persen dibandingkan Oktober 2025.
Di sisi lain, Spanyol mencatat 1.491.069 kontrak kerja baru selama Oktober 2026, turun 1,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebanyak 645.173 kontrak atau 43,27 persen merupakan kontrak permanen, sedangkan 845.896 lainnya atau 56,73 persen merupakan kontrak temporer.






















