Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rindu yang Menyisakan Sunyi di Tengah Kota

[PUISI] Rindu yang Menyisakan Sunyi di Tengah Kota
ilustrasi kota malam hari (unsplash/David Vives)
Share Article

Di antara gedung-gedung yang menjulang,
aku berjalan membawa hening yang tak terucap.
Lampu jalan berkedip seperti bintang palsu,
namun tak ada cahaya yang mampu menenangkan hatiku.

Rindu itu hadir,
seperti bayangan yang setia mengikuti langkahku.
Ia tidak pernah hilang,
meski ku coba menutup pintu kenangan.

Di tengah keramaian kota,
aku justru menemukan sunyi.
Sunyi yang memanggil namamu,
tanpa pernah bisa menyentuh hadirmu lagi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Bisik Bulan di Tengah Sunyi

31 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction