Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Abad Kegelapan

[PUISI] Abad Kegelapan
Ilustrasi perempuan di tengah malam (pexels.com/Onur Bahadır)

Kekasih
Kisah cinta akhir-akhir ini
Dibangun saat malam berkepanjangan
Uang adalah puisi paling sunyi
Baitnya terdengar seperti “Aku sayang sekali”

Kekasih
Siluman-siluman kapitalis memang menawan
Harta karunnya antara ada dan tiada tara
Niscaya berhati-hatilah membawa hati
Kesetiaan bukan barang yang dapat diperjual-belikan

Kekasih
Banyak yang berujung setuju
Meski tak saling memahami
Tanyakanlah perihal nurani
Bukan hanya untung-rugi

Kekasih
Kutulis ini agar kau camkan
Malam kian panjang
Gelap pertanda kewaspadaan
Selama bulan belum sembilan
Tutup erat bayangmu
Dari liciknya para penguasa malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction