Aku menyimpan badai di dalam dada
Terlalu lama terlalu rapat
Hingga petirnya belajar berputar
Di antara tulang dan pikiranku sendiri
Setiap hari aku terlihat tenang
Seperti laut yang tak bergelombang
Padahal di dasar yang tak terlihat
Ada arus yang sedang saling menghancurkan
Aku lelah menjadi bendungan
Bagi semua air yang ingin meluap
Karena tidak ada yang benar-benar tahu
Berapa berat yang sedang kutahan
Malam ini biarlah badai itu keluar
Tak perlu lagi berpura-pura kuat
Sebab langit pun melepaskan hujan
Saat awannya sudah terlalu penuh
![[PUISI] Aku Menyimpan Badai Terlalu Lama](https://image.idntimes.com/post/20260609/pexels-harem-1617688755-36378131_3b816c09-86a9-4fd5-bd8d-e1ec1dfb25fe.jpg)