Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Aku Selayaknya Hujan

[PUISI] Aku Selayaknya Hujan
Pixabay/Michael Gaida

Aku selayaknya hujan
Yang sebelum dijatuhkan
Akan ditimang-timang oleh sang awan
Yang disayang-sayang sebelum pergi jauh ditinggalkan

Aku itu rintik hujan
Yang dihempas dengan tak berperasaan
Tak juga ditanya apakah merasa kesakitan?
Diam, dingin dan dibiarkan terserap dan hilang

Aku juga genangan air diatas tanah
Dibawah telapak kaki aku tabah
Takkan pernah aku marah
Malah aku biarkan mereka bercermin agar tak salah arah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
potadoo
Editorpotadoo
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cinta Puan Bukan Takhta

25 Feb 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction