Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Aku yang Haus

[PUISI] Aku yang Haus
pixabay.com/sasint
Share Article

Jika ini tentang rindu,

mengapa jadi pelik?

Jika ini tentang ingin,

mengapa jadi sulit?

Kisah ini sejalan dengan waktu

Kisah yang kusebut impian

Kisah yang bercitra samar

Dan kisah yang kuduga mungkin ada

Kemudian,

di mana ku bisa meletakkan titik di antara jeda yang bertubi-tubi?

Jeda yang terus diisi dengan tatapan dan helaan napas

Sejuta kali aku berkata,

Sudah . . .

Tapi tak berguna jika aku masih bersandar nyaman pada jeda

Aku merasa sangat haus,

tapi tak ingin minum

Aku pun merasa sangat terpuruk,

tapi tak ingin menangis

Dua menit yang berharga

Suaramu

Nafasmu

Nyatanya kepaksaanku membuat hidupmu berantakan

Tolong berhenti

Aku lelah berlari

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
asterasa
Editorasterasa

Related Articles

See More

[PUISI] Ketika Harapan Masih Bernapas

01 Jul 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction