Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Alter Ego Berbalut Lumbu

[PUISI] Alter Ego Berbalut Lumbu
ilustrasi berbagai raut muka (unsplash.com/Tengyart)

/1/

Sosok kelam dan pekat paripurna

Dirundung remah-remah candu depresi

Senar terkutuk saling mengait mencekik akal

Pelampiasan sampai berujung pada kekalahan keji

Abar-abar jadi satu-satunya perlindungan

Lumbu itu terlalu luas bagi tutupan rapuh ini

Tandus sudah ruang hati yang berkabut uap lara

Suaranya melolong pentar dan lirih

Melawan hanya tinggalkan upaya sia-sia

Tinggal berteguh dalam dengki seorang diri

Alasan cuma ampas yang tak perlu dibahas

Daun lumbu bahkan menafikan sesekali

Tujuan hidup termakan keserakahan si sempurna

Kesempatan mungkin hanyut terbawa arus deras sungai

 

/2/

Si suci tak bernoda

Sejak lama bersemayan dalam kalbu harapan

Elok menari di atas lembah nista dari kegelapan

Dia sendiri gemerlapan oleh oase semu keabadian

Tatapan berbinar memenuhi kepalsuan

Komplet berteman rayu puji-pujian

Siapa sangka mereka tertipu muslihat

Mereka yang tinggal di lumbu pagelaran

Sasaran komposer dari susunan naskah kepura-puraan

Seluruhnya fatamorgana belaka tanpa secuil kebenaran

Sebuah sandiwara di lumbu yang terbebani kesempurnaan

Menanjak, mendaki, memanjat sampai titik batas kesabaran

 

/3/

Saat andramawa mulai menjadi warna sejati

Kecut hati menelan segala peluru ambisi

Meski topeng Hercules siap tutupi

Nyatanya berdiri di ujung tebing kegelisahan

Remuk! Pecah! Luka menganga!

Universal yang sporadis meruntuhkan teguhnya

Memakan banyak korban kesadaran yang kian meragu

Terperosok lagi sampai terpuruk dan membusuk

Cukup selebar lumbu tempatnya berkecimpung

Cukup dua dunia memisahkan akal

Bersitegang saling tantang mematikan

Itu cukup getir memotong urat vena

LABAS! Amuknya sengsara

SUDAH! Begini saja jiwa yang malang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Itssifi
EditorItssifi

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction