Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Antara Gelap dan Harapan
Ilustrasi gambar (freepik.com/freepik)

Terdiam membisu, aku berdiri
Terjebak dalam situasi pelik
Tak seorang yang mengira
Gelap gulita, tiada cahaya

Lorong waktu harus kulewati
Sanggup tak sanggup, harus aku lalui
Aku terbangun dalam sepi
Mencoba untuk bangkit kembali
Sepanjang jalan, melangkah pasti
Meski terngiang ribuan caci maki

Entahlah, sampai kapan ini berakhir
Masa lalu menghantui, masa depan masih misteri
Jatuh bangun sudah tak terhitung
Untuk menggapai cahaya di penghujung

Namun, aku berusaha mengerti
Di balik lorong waktu yang panjang
Di balik gelapnya yang mengiringi
Ada harapan tak pernah hilang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team