Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Apabila Aku Rindu

[PUISI] Apabila Aku Rindu
Elmina Indonesia
Share Article

Apabila aku rindu, aku akan mencarimu, dalam sela-sela doa malam tadi

Setidaknya namamu akan kusebut, satu atau dua kali

Mendoakan kebaikan bagi kita berdua, mengharap penghidupan dunia yang cukup, dan kenikmatan akhirat mendamba alam surgawi.



Apabila aku rindu, hal paling berat adalah bukan menahan rasa

Karena dengan menceritakan pada beberapa sahabat, aku selalu berkilah curhat adalah media menentramkan jiwa, sekedar berbagi sepatah dua patah kata

Tapi ketika aku lelah dan memutuskan untuk bersimpuh padaNya, air mataku jatuh lebih deras, tangisku lebih terisak, dan kerumitan hatiku menjelma lega

Sungguh, bukankah Dia sebaik-baiknya tempat menyimpan rahasia?



Apabila aku rindu, aku selalu percaya ada skenario besar telah lama dikarang olehNya

Ditulis di lauful mahfudz dengan segala hal-hal detail mengenai perjumpaan kita

Entah kamu bermil-mil jauhnya, atau tenyata kita masih dari satu nasab yang sama



Apabila aku rindu, aku cukup percaya Allah-lah yang akan menyampaikan rasa rinduku

Jadi aku tidak perlu merasa ragu dan malu, menerka-nerka apakah kamu juga merasa begitu

Aku akan menanti Sang Maha Cinta memperlihatkan sosokmu

Menunjukkan keseriusanmu, melalui berjabat tangan di depan penghulu



Tapi, apabila aku rindu, Demi Allah, aku tidak pernah memaksa kehendak

Awalnya aku mungkin akan menerka kamu-lah orangnya sehingga Dia mencipta jarak

Kemudian aku tersentak

Sebab, ya bila yang ditulisNya untukku itu adalah kamu, bila tidak?



Sungguh, apabila aku merasa rindu, memperbaiki diri adalah bentuk ikhtiar, dan tangis adalah tanda tawakkal milikku

Mengharap ridhaNya agar Dia ridha memberikanku kamu

Meridhai umur kita dapat saling bertemu sebelum malaikat maut datang menjemput

Sebab ketika aku merasa imanku melemah karena merindu, sungguh, aku gemetar menjadi takut

Maka, sebisa mungkin aku jadikan merindu, adalah caraku mengingat Yang Maha Mengatur bagaimana sebongkah rasa dapat terpaut

Share Article
Topics
Editorial Team
Almira Hasna Zulfany
EditorAlmira Hasna Zulfany

Related Articles

See More

[PUISI] Musim yang Kusebut Diriku

27 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction