Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pesta di Rahim Malam

[PUISI] Pesta di Rahim Malam
Ilustrasi perayaan pesta pada malam hari. (unplash.com/Laszlo Barta)

​Di balik labirin kain yang melipat hangat,
kunyalakan cahaya kecil untuk menjarah sunyi dari rahim malam.

Sepuluh jemariku menjelma siluet-siluet ganjil yang merambat,
kelinci-kelinci bayangan yang menertawakan dunia yang kian padam.

​Pada dinding kain yang kusam, mereka merayakan sebuah pesta rahasia,
berdansa lincah mengikuti detak jam yang berdebu dan sia-sia.

Tiada lagi gentar, tiada lagi pecahan duka yang tersisa,
hanya tawa yang meledak, tersembunyi rapat dalam saku semesta.

​Saat binar senter mulai meredup ke peraduan,
kusimpan rahasia ini dalam lipatan-lipatan hening yang tenang.

Biar esok dunia kembali mengerang dalam dinginnya cobaan,
tawa ini telah kupeluk, abadi sebagai pemenang di tengah kesunyian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Pesta di Rahim Malam

11 Mei 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction