Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Api yang Lahir dari Abu
ilustrasi menari di atas bara api (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Dari abu yang pernah kupeluk
Kusimpan bara sekecil keyakinan
Tak lagi kutanya ke mana arahnya
Kubiarkan menyala sembari berjalan

Segala yang kubangun pernah runtuh
Terbakar hingga rata dengan tanah
Namun puing tak selalu menjadi akhir
Kadang menjadi tempat api bermula

Kini biarlah angin datang
Membawa sisa takut ke kejauhan
Aku telah kehilangan cukup banyak
Untuk kembali takut kehilangan

Jika dunia kembali mengujiku
Akan kusambut tanpa menundukkan kepala
Sebab aku bukan lagi bara kemarin
Aku api yang lahir dari abu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎