Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Aroma Masakan Ibu

ilustrasi memasak bersama keluarga
ilustrasi memasak bersama keluarga (pexels.com/August de Richelieu)

Asap yang mengepul di pagi hari
Di iringi senyum yang secercah mentari
Aroma masakan ibu yang mengetarkan sanubari
Membuat hidup terasa sangat berarti

Ibu berkata, "sudah bangun nak?"
Sambil memberi sepiring nasi dan lauk
Sungguh kata penyemangat kehidupan
Hingga lelah tak lagi meruntuhkan

Namun, kini semua telah hilang
Jiwa pun ikut teroyak dalam
Aroma dan senyum itu menghilang
Membuat duka yang teramat dalam

Ibu, ternyata sulit tanpamu
Separuh jiwaku mengabur jauh
Mampukah aku bertahan tanpa kehadiranmu?
Saat cintamu selalu memenuhi duniaku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pertentangan Liat

02 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

02 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi menutup muka dengan buku

[PUISI] Sampul Buku

01 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi nerdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

31 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi melangkah bebas

[PUISI] Mimpi Tanpa Batas

31 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi laki-laki disabilitas di pinggir pantai

[PUISI] Berlari Tanpa Kaki

30 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi pertarungan

[PUISI] Menyendiri

30 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang duduk di kursi

[PUISI] Singgasana Sunyi

30 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang melihat keluar dari jendela

[PUISI] Melebur Sekat

30 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi kabut di hutan

[PUISI] Rumit Ke Pamit

29 Jan 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi seorang perempuan berlarian di pinggir pantai

[PUISI] Terus Berlari

29 Jan 2026, 18:07 WIBFiction