Tubuh ringkih menungguku
Menunduk terkantuk-kantuk
Lelah tak terelakkan
Masih setia menungguku
Dipojok itu
Demi tanggung jawab dan kasih sayangnya
Menjaga putri kesayangan, buah hati ayahanda
Ayah tunggu aku
Dalam lariku di gelap malam
Terengah-engah aku menghampirimu
Tapi kau telah tertidur dalam nyenyakmu
![[PUISI] Ayah](https://image.idntimes.com/post/20200310/light-sunset-people-water-34014-0cdd02c7fcf4c2e54f35f17011138ded.jpg)