Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Badut Rasa

[PUISI] Badut Rasa
ilustrasi boneka badut (Pixabay/Alexas_Fotos)

Aku hanya bisa bersembunyi di balik senyuman semuku di tengah remuk hatiku
Aku hanya bisa bersembunyi di balik tawa penuh paksaku, padahal gundah tengah mencekikku
Aku hanya bisa mempercandakan tangisku 'tuk menutupi tiap air mata yang menggenangi sudut kamarku

Aku pura-pura tak suka, padahal ada rasa denganmu
Aku pura-pura lupa, padahal tutur katamu kerap menyayat batinku
Aku pura-pura biasa saja, padahal kesepian saat tiada dirimu

Aku hanya bisa diam, bergeming, pura-pura tidak kecewa
Aku hanya bisa diam dan hening, menimbun segala emosi di dada sambil bersembunyi di balik rapalan, "Gak papa"

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
E N C E K U B I N A
EditorE N C E K U B I N A
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Menghangatkan Hari yang Sendu

09 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction