Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bahasa Sunyi di Relung Kalbu

[PUISI] Bahasa Sunyi di Relung Kalbu
ilustrasi perempuan sendiri (pexels.com/Cottonbro Studio)
Intinya Sih

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Apakah riuhmu bak kicauan burung?
Titik bersaut tanpa ujung
Layaknya bising otak saling menggaung
Ramai lalu lalang pikiran bersinggung

Tampak diam mengalir tanpa gelombang
Ternyata menyimpan masalah segudang
Ukiran senyum manis bak topeng
Seakan dunia memelukmu tenang

Tangismu dalam kesulitan
Kau genggam pelan-pelan
Otak berputar menemui jalan
Dering waktu seolah-olah menertawakan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More
[PUISI] Sayap Itu Rapuh

[PUISI] Sayap Itu Rapuh

09 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Belajar Terbang

[PUISI] Belajar Terbang

08 Jun 2026, 22:07 WIBFiction
[PUISI] Coba Lagi

[PUISI] Coba Lagi

08 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Tentang Tenang

[PUISI] Tentang Tenang

08 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction