Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Bahasa Sunyi di Relung Kalbu

[PUISI] Bahasa Sunyi di Relung Kalbu
ilustrasi perempuan sendiri (pexels.com/Cottonbro Studio)
Intinya Sih

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Apakah riuhmu bak kicauan burung?
Titik bersaut tanpa ujung
Layaknya bising otak saling menggaung
Ramai lalu lalang pikiran bersinggung

Tampak diam mengalir tanpa gelombang
Ternyata menyimpan masalah segudang
Ukiran senyum manis bak topeng
Seakan dunia memelukmu tenang

Tangismu dalam kesulitan
Kau genggam pelan-pelan
Otak berputar menemui jalan
Dering waktu seolah-olah menertawakan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
[PUISI] Naungan Merapi

[PUISI] Naungan Merapi

13 Nov 2025, 08:15 WIB
[PUISI] Temaram Tak Padam

[PUISI] Temaram Tak Padam

12 Nov 2025, 21:02 WIB
Editorial Team