Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bebas dalam Cangkang

[PUISI] Bebas dalam Cangkang
ilustrasi kelomang (unsplash.com/Jan Zikan)

Terlanjur bersorak girang keterlaluan
Merasa berjaya melakukan penindasan
Menganggap diri paling kuat tanpa saingan
Digdaya adalah kata kebanggaan

Realita memang sungguh mengesankan
Membuka lembar bernada kejutan
Ternyata masih bebas di dalam cangkang
Tak benar-benar kuat menghadapi lawan

Terlanjur angkuh yang ditunjukkan
Nyatanya hanya setengah permainan
Ia tak benar-benar memahami medan
Kelak terluka oleh senjata makan tuan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction