Di hamparan pagi, kapal belajar berpamit
Pada ragu yang lama tumbuh kian rumit
Langit membuka jalan menuju pulang
Saat cahaya menunggu di batas petang
Angin menyapa kenangan yang sempat terikat
Mengantar selamat tinggal pada takut yang melekat
Ombak mengajarkan arti berani melangkah
Keluarga menunggu di dermaga penuh arah
Mentari bangkit dari luka yang terpendam
Mengeringkan sisa ragu yang kerap terdiam
Langkah kini tegak menatap tujuan
Menuju fajar dan masa depan gemilang
Di ujung pelayaran, hati pun terkarang
Bahagia tumbuh di langkah yang sekarang
Selamat datang era baru yang terang
Keluarga dan mimpi pulang ke harapan cemerlang
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Berlayar Menuju Fajar
![[PUISI] Berlayar Menuju Fajar](https://image.idntimes.com/post/20260222/pexels-juan-pablo-lancia-286674488-24601938_1eb98ee8-23aa-4f37-bb4c-33ff4dfc06c7.jpg)
ilustrasi kapal yang berlayar (pexels.com/Juan Pablo Lancia)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us