Di hamparan pagi, kapal belajar berpamit
Pada ragu yang lama tumbuh kian rumit
Langit membuka jalan menuju pulang
Saat cahaya menunggu di batas petang
Angin menyapa kenangan yang sempat terikat
Mengantar selamat tinggal pada takut yang melekat
Ombak mengajarkan arti berani melangkah
Keluarga menunggu di dermaga penuh arah
Mentari bangkit dari luka yang terpendam
Mengeringkan sisa ragu yang kerap terdiam
Langkah kini tegak menatap tujuan
Menuju fajar dan masa depan gemilang
Di ujung pelayaran, hati pun terkarang
Bahagia tumbuh di langkah yang sekarang
Selamat datang era baru yang terang
Keluarga dan mimpi pulang ke harapan cemerlang
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Berlayar Menuju Fajar
![[PUISI] Berlayar Menuju Fajar](https://image.idntimes.com/post/20260222/pexels-juan-pablo-lancia-286674488-24601938_1eb98ee8-23aa-4f37-bb4c-33ff4dfc06c7.jpg)
ilustrasi kapal yang berlayar (pexels.com/Juan Pablo Lancia)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [PUISI] Ternyata Aku yang Butuh Kau, Anakku20 Feb 2026, 05:04 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Hanya Terlalu Silau21 Feb 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Rapat Darurat di Dalam Kepala24 Oct 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Tak Semua Cinta Berujung Bahagia21 Oct 2026, 18:47 WIB
[PUISI] Barangkali Memang21 Oct 2026, 05:44 WIB