Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Buas

[PUISI] Buas
ilustrasi seekor serigala sedang membuka mulutnya (unsplash.com/@buchstabenhausen)

Begitu nikmat kau teguk air mata anak-anak tak berdosa itu
Kau berdalih semua sumber mata air sudah tercemar
Tak ada air yang mampu memuaskan dahagamu
Selain air mata orang-orang bernasib malang

Tak cukup sampai di situ
Kau santap jeritan penderitaan mereka
Hanya karena kamu menyukainya
Bagimu itu seperti sarapan terlezat yang tak boleh terlewatkan
Yang mampu memuaskan laparmu

Entah lapar atau rakus, aku tak tahu
Aku tak lagi bisa membedakan keduanya
Saat melihat kebengisanmu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bara di Balik Senyum

23 Mar 2026, 07:38 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction