Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Dalam Dekapanmu Ibu

[PUISI] Dalam Dekapanmu Ibu
Ilustrasi pelukan ibu (pexels.com/Julia Kimmerle)

Dalam dekapanmu membuatku selalu hangat

Aku yang saat ini terlilit oleh rasa sakit

Aku yang saat ini terhimpit situasi sulit

Aku yang menjerit karena luka terbesit

Sangat beruntung berada dalam dekapanmu yang hangat

 

Aku sadar bahwa aku sudah beranjak dewasa

Tidak selayaknya aku merana 

Tidak sepantasnya aku nestapa

Namun, luka ini sangat perih tak terhingga

Sehingga aku tak sanggup menahannya

Beruntung dekapanmu mengubah suasana

 

Maka teruslah mendekapku sampai semuanya selesai

Hingga matahari tak sanggup lagi menampakkan sinarnya pada bumi

Sampai aku terbebas oleh muslihat dunia ini

Lalu aku terbaring tenang dalam hangatnya dekapanmu sampai nanti

Waktu semuanya lenyap tanpa ilusi 

Hanya ada ibu yang mendekapku tanpa kata usai

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ahmad Raziqi
EditorAhmad Raziqi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction